Beranda > Pemandangan, Roda Dua, Roda empat > Mengisi Ban dengan Nitrogen = empuk?

Mengisi Ban dengan Nitrogen = empuk?

Ngerumpi isi  ban NItrogen  yuuk……..Penggunaan Nitrogen sejatinya dipakai untuk kebutuhan  balap. Nitrogen memiliki molekul yang lebih padat. Oleh karena itu Nitrogen tidak mudah menyusup keluar dibanding angin  biasa. hmm saat ini banyak media berpromosi tentang manfaat dan kegunaan nitrogen :

  1. Memiliki ketahanan dalam menjaga temperatur kerja yang lebih baik dibandingkan udara biasa
  2. Memiliki kerapatan materi yang lebih besar, tidak mudah keluar dari pori – pori ban, sehingga rentang pengisian kembali lebih lama dibandingkan udara  biasa
  3. Tidak mudah panas dan tekanan udara di dalam ban lebih stabil. Ini disebabkan sifat nitrogen yang dingin
  4. Peredaman kendaraan lebih baik (lebih nyaman/ empuk).
  5. Hemat BBM

Kalo lihat point 1 s.d 3 saya tidak mempermasalahkan, kalau dibandingkan dengan angin biasa, memang tidak semua kompresor udara yang ada di pinggir jalan dilengkapi filter penyaring uap air , Kandungan air (walaupun berbentuk uap) dalam udara merupakan sesuatu yang buruk jka berada di dalam ban. Ia mampu mengundang terjadinya korosi pada velg besi maupun aluminium. nah yang ini betul – betul  manfaat nitrogen, walaupun ditebus dengan harga yang mahal, harga pengisian 1  ban nitrogen ( plus kuras angin biasa) bervariasi setiap toko  Rp. 5.000 – 15.000 , tapi point 4 dan 5 hmm saya kok sangsi, setelah saya  coba dari jenis MPV  macam (maaf  ini mantan kendaraan saya, bukan bermaksud pamer,  biasa.. semi jual-beli hehe) Panther, Kijang, Innova, Jazz, Grand Livina  empuknya kok sama aja, nah coba shock yang agak keras dikit macam Taft, Feroza, APV, Taruna,  Avanza / xenia, Baleno, Aerio weleh sama aja, Motor? pernah saya coba ke Sepeda Motor Jupiter MX yang shocknya keras dengan harapan lebih empuk hmm hasilnya sama ajah. mungkin ini sugesti , secara teknis tak ada kaitannya. Karena tekanan 30 PSI, tak peduli ia berisi Nitrogen, Oksigen, bahkan diisi LPG sekalipun akan tetap 30 PSI, alias tak akan menjadi lebih empuk, Pada dasarnya kita tidak akan bisa merasakan perbedaan ban yang diisi oleh udara atau dengan Nitrogen kecuali tekanan udara dalam ban jauh dari yang direkomendasikan. hmm bukan berarti saya tidak setuju dengan nitrogen tetapi menyanggah persepsi selama ini tentang nitrogen itu identik  lebih empuk dan hemat BBM mungkin juragan ada pengalaman dan pendapat berbeda?

  1. 18 Desember 2010 pukul 09:52

    permemek:mrgreen:

  2. 18 Desember 2010 pukul 09:57

    kendaraane akehmen??..mbok dibagi2 dong..xixiixix:mrgreen:

    • 18 Desember 2010 pukul 10:04

      lha iki mulai to? dikandani makelaran kok, nggolek pangan:mrgreen:

  3. 18 Desember 2010 pukul 09:58

    intinya suhu di dalam ban lebih stabil daripada pakai angin biasa..coz Hidrogen bisa beradaptasi dengan suhu yg tinggi dan rendah sekalipun:mrgreen:

    • 18 Desember 2010 pukul 10:06

      Seratus untuk regu A, yap Klompencapir selanjutnya? hihihi

  4. 18 Desember 2010 pukul 11:10

    wah bang lingga borong 3 besar

  5. 18 Desember 2010 pukul 11:23

    wah, pernah pakai dulu waktu masih naik Prima 89, tapi nggak ada bedanya ya??.. alias empuknya kagak, lebih ringan juga kagak.. gak nok bedane.

    • 18 Desember 2010 pukul 12:42

      ya kira2 begono mas😀

  6. 18 Desember 2010 pukul 14:05

    kalo NOZ di engine buat apa Gan…

    • 18 Desember 2010 pukul 14:50

      hmm apa yah kang? hehe NOS itu terdiri N2O + 02 kalau disemprotkan dari tabungnya ke silinder mesin akan terpecah menjadi 02 nah disitulah tenaga kendaraan terdongkrak naik , pencet mainan NOS gak boleh lebih dari 10 detik, kalo nggak bisa leleh tu blok cylinder n alamat jebol tuh mesin hehe, NOS cocoknya buat drag kang, btw lebih singkatnya alat penambah tenaga instan CMIW

  7. 18 Desember 2010 pukul 17:25

    walah rung ndue mobil gan

    • 18 Desember 2010 pukul 17:32

      kang dosen iki rek…. hawat2 ra nduwe libom hehehe

  8. 18 Desember 2010 pukul 20:32

    Yg point 5 = hemat BBM
    Mungkin yg dimaksud hemat BBM adalah kalo pake ban Nitrogen tekanan angin ban relatif kecil berkurangnya (stabil) dibandingkan dengan angin biasa sehingga konsumsi BBMnya bisa irit.

    • 18 Desember 2010 pukul 20:37

      yup pak mit pernah buktikan hemat BBM gara2 nitrogen ini? kalo saya pribadi mengatakan gak ngaruh pak,😀

  9. mLengse
    23 Desember 2010 pukul 21:26

    belum pernah coba.

  10. arul
    6 Mei 2011 pukul 21:53

    kalo menurut saya yang dimaksud lebih empuk itu saat kita berkendara cukup lama, ban yang berisi udara biasa akan lebih mudah memuai partikelnya jadi tekanan ban saat panas jadi keras, kalo nitrogen pemuaiannya lebih kecil sehingga saat ban panas tekanan angin dalam ban tidak akan memuai besar alias lebih stabil tekanannya jadi ban lebih empuk, CMIIW

    • 7 Mei 2011 pukul 15:19

      seep, trims dah mampir dan pendapatnya

  11. Sutan Syahrirsyah
    20 April 2012 pukul 21:12

    menurut saya kalau pakai nitrogen pasti terasa lebih mahal…. bagiamana kalau pakai oksigen atau pakai freon R12 KAN LEBIH MANTAP

  12. Bang Jali
    7 Juni 2012 pukul 17:38

    Sepertinya emang gak ada bedanya, isi angin biasa sama isi hidrogen. Empuk kaga, irit bbm jg gak. Cuma mungkin suhu di dlm ban lebih dingin aja dibanding angin biasa, sehingga gesekannya lebih kecil dan ban bisa lebih awet, mungkin sehari dua hari awetnya,,wkkk

  13. 30 April 2013 pukul 01:35

    berapa harga mompa ban motor gan di isi sama nitro

  14. 5 Agustus 2013 pukul 09:28

    Hello to every body, it’s my first pay a quick visit of this web site; this webpage contains awesome and really fine material for visitors.

  15. bang toyip
    15 April 2014 pukul 09:56

    apa hubungan nya angin nitrogen sama pengiritan BBM gan?

  16. 23 April 2016 pukul 22:20

    Empuk disini maksudnya saat suhu ban sudah panas gan,,,

    Angin Biasa, saat panas terjadi pemuaian, sehingga tekanan ban menjadi lebih kencang yang hasilnya jadi agak keras, kalau pakai Nitrogen, tekanan stabil, saat dingin maupun panas, sama saja, tergantung kemurnian nitrogennya, kalau 95% sih biasanya akan naik 1 psi saat panas, tapi kalau 99,5% tekanan akan tetap baik panas atau dingin. Kalau angin biasa, ban kalau panas, tekanan bisa naik 3 – 5 psi.

    Kecil ya bedanya ?, tapi kalo feeling pemiliknya kuat (sering bawa mobil/motor yg itu-itu saja), pasti merasakan perbedaan.

    Bantingan ban ini termasuk feeling bro,,, keras empuknya,,,

    Nah yang mempengaruhi itu tekanan ban,,,

    Memang benar, mau diisi gas apa pun,, kalau diisi 30 psi ya tetap 30 psi, gas apa pun itu.

    Tapi, beda jenis gas, beda juga feelnya, meski tekanan sama, karena perbedaan ukuran molekul dan sifat kimiawinya.

    Meski angin biasa pun mengandung 79% nitrogen, tapi keberadaan 20% oxygen, dan 1% gas lain (argon, co2, uap air) akan mempengaruhi kondisi ban, sekecil apa pun.

    Yang saya rasakan memang nitrogen dan angin biasa itu beda dari feel bantingan ban saat dipakai di jalan rusak gan,,, tapi ane kasih catatan, yakni pada saat ban panas,, kalau ban dingin sih sama aja mau nitrogen atau angin biasa.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: