Beranda > Pemandangan > Buta huruf Masih adakah?

Buta huruf Masih adakah?

Hmm banyak yang mencibir dan tidak percaya bahwa angka kemiskinan dan rendahnya latar belakang pendidikan  erat kaitannya dengan Human Development Index ( HDI ) pengukuran perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikan dan standar hidup untuk semua negara seluruh dunia. IPM ( Indeks Pembangunan Manusia )  digunakan untuk mengklasifikasikan apakah sebuah negara adalah negara maju, negara berkembang atau negara terbelakang dan juga untuk mengukur pengaruh dari kebijaksanaan ekonomi terhadap kualitas hidup. Ironi sekali dikala masyarakat kota Bisa menikmati berkomunikasi terkini dari jaringan internet, membaca media  online, email, Jejaring sosial lihatlah disamping kita daerah terpencil masih terdapat penyandang Buta Aksara, notabene orang tidak bisa membaca, tidak bisa menulis dan berhitung, hmm kondisi ini disesuaikan tipikal daerah itu sendiri, ambil contoh  pelosok  madura misalnya dimana masyrakatnya terkenal agamis saking fanatik nya masyarakatnya hanya bisa berkomunikasi bahasa lokal dan bahasa arab,  ambil sample lain di masyarakat Bojonegoro masih terdapat 13.496 penyandang buta aksara usia 35 – 65, terdiri 4972 laki-laki dan  8.974 perempuan, hmm dari angka tersebut masih banyak PR bangsa kita,  data tersebut di ambil dari masyarakat yang mau didata sebagai penyandang buta aksara reliata nya masih banyak lagi, karena alasan malu, karena udah tua dll. banyak yang bertanya mereka tidak bisa menulis, tidak bisa membaca tapi kok bisa menghitung uang? nah ini hanya dari sudut menghitung saja, apa iya bisa menulis? belum tentu… hmm  ini tugas pemerintah melayani pendidikan masyarakat kaum marginal mencerdaskan kehidupan bangsa.

  1. 3 Desember 2010 pukul 10:51

    iya pak guru….

  2. 3 Desember 2010 pukul 10:52

    wah besok libur yah… mo kemana bro… ?

  3. Dani Ramadian
    3 Desember 2010 pukul 11:23

    Libur????
    Kapannn?????

    Mau dong kalo libur. Sayang aq nggak
    libur bésok…😦

    • 3 Desember 2010 pukul 12:23

      besok libur mo jalan2 ke sidoarjo-surabaya…tunggu reportnya kikikiki…

  4. 3 Desember 2010 pukul 11:32

    nyiapin fisik buat kopdar akbar di om bonsai diikuti jogja – jatim dan sekitarnya😀

  5. mLengse
    3 Desember 2010 pukul 11:43

    wah kita sama2 ngurusin HDI. tp sy d puskesmas

  6. 3 Desember 2010 pukul 12:58

    wah di puskesmas, sama istri saya juga di puskesmas, jangan2 seprofesi nih mas hehe

  7. 3 Desember 2010 pukul 14:35

    masio buta huruf, tapi nek masalah itungan duit tetep ruh nek iki duit 20rebu, 50 rebu atau 100rebu. * Pengalaman pribadi dengan orang2 desa.

  8. 3 Desember 2010 pukul 17:58

    Sinau…sinau…sinau… seneni Pak Guru ngko…
    sing libur kesini aja..http://triyantobanyumasan.wordpress.com/2010/12/03/beli-1-gratis-1-tiket-dufan-promo-indosat/

  9. 3 Desember 2010 pukul 20:00

    weleh – weleh kok pak guru to kang? xixi

  10. GusPur
    4 Desember 2010 pukul 05:18

    Iya pak gulu! Saya mau absen nich. Sekarang pelajarannya apa ya pak?

    • 4 Desember 2010 pukul 08:21

      M-E-M-B-A-C-A adik – adik:mrgreen:

  11. 4 Desember 2010 pukul 05:33

    coba mamak2 itu suruh baca tulisan yang ada di kaos ini pasti lancar😀
    http://azizyhoree.wordpress.com/2010/12/03/warung-dohc-hunting-gif-ke-surabaya-untuk-hadiah-kuis-akhir-tahun/

    • 4 Desember 2010 pukul 08:17

      wah ada kuis nih hehe

      kuis ini tidak berlaku pada keluarga DOHC dan anak perusahaannya hehehe

  12. 4 Desember 2010 pukul 06:26

    kadang2 masih ada buta huruf kalo baca rambu2:mrgreen:

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: